Tolong, Saya Kehilangan Motivasi Menulis
Mas Jonru, saya kehilangan motivasi menulis. Sekarang teman-teman dekat saya nggak ada yang hobi nulis. Kalau tidak ada teman, rasanya males banget nulis. Bisa kasih solusi?
Pengirim: Wahyu Mowato via formspring
Jawaban:
Mas Wahyu,
Ada anggapan bahwa salah satu syarat untuk jadi orang sukses adalah menghilangkan kebiasaan menggantungkan diri pada orang lain. Dan ternyata menurut pengalaman saya ini adalah syarat mutlak. Ketika seseorang masih sering menggantungkan dirinya pada orang lain, tidak mandiri, rasa takut sendiri, dan sebagainya yang pada intinya tidak punya ketetapan hati sendiri, maka orang itu tidak akan bisa mengeluarkan semua potensi yang dimilikinya. Dia akan takut atau minder untuk berekspresi tanpa ada orang lain di sekitarnya. Dan ini merupakan hal yang tabu untuk sukses karena terkadang sebuah kesempatan bisa saja muncul ketika Anda sendirian. Dan jika Anda melewatkan kesempatan itu hanya karena orang-orang di sekitar Anda tidak mendukung Anda, mungkin saja Anda telah melewatkan kesempatan terbesar dalam hidup Anda.
Dengan demikian, maka menggantungkan motivasi pada orang lain (termasuk orang yang paling dekat sekalipun seperti sahabat, suami, istri, orang tua, dan anak), merupakan salah satu penyakit yang bisa menghalangi sukses.
Jika Anda bergantung pada orang lain, ingatlah, bahwa sahabat Anda yang paling baik pun tak akan bisa menemani hidup Anda selamanya. Mereka niscaya punya urusan dan kesibukan masing-masing. Apalagi jika sudah berkeluarga. Mereka semua itu akan sangat sibuk dengan kehidupan mereka. Atau bagaimana bila mereka nanti meninggal dunia dan meninggalkan Anda. Tidak ada lagi orang yang bisa dijadikan tempat bergantung. Kondisi seperti ini cepat atau lambat akan menghampiri semua orang. Dan Anda harus menyiapkan diri Anda sendiri untuk menghadapi hal-hal sedemikian.
Kalau Anda ingin menjadi penulis sukses, paling tidak coba mulai sekarang biasakan untuk memotivasi diri sendiri. Dengan begitu semoga dapat membantu meneguhkan hati Anda dan menguatkan jiwa Anda untuk menjadi penulis.
Sebagai referensi lebih lanjut, coba klik http://www.penulishebat.com
Semoga penjelasan saya ini bisa membantu.
Salam sukses untuk Anda!
Jonru
CEO Writers Academy




Ini juga sering saya alami, mau menulis menunggu mood atau motivasi dari pihak luar. Padahal 5 puisi pertama dalam blog saya sudah langsung dimuat di koran harian lokal “Harian Radar Banten”. Sepertinya memang harus kita paksa untuk terus menulis tanpa harus dibuat rumit dengan gaya apa kita menulis.
Pokoke menulis…terus menulis dan menulis……
saya ingin bertanya, apakah saya terlambat jika ingin belajar menulis karena umur saya sudah 21 tahun
Tidak ad kata trlambat d hidup ini, saya jg seorg blogger, saya sangat suka menulis, prnah krena sibuk, saya brhenti menulis..
Tp stlh itu, tangan saya dan otak saya sendiri ingin menulis, hanya saja saya lupa hrus mulai dr mana..
Bila ingin tetap atau mulai menulis, prcayalah tdk da kata terlambat, mulailah menulis lalu direvisi, maka tulisan anda sudah layak ..
Smoga bermanfaat
Membaca buku dan membaca dunia, itu solusi terbaik. otak (pikiran) dan rasa (hati) harus selalu penuh