“Menurut Penerbit, Sudah Ada Naskah Seperti yang Saya Tawarkan”
Begini mas Jonru. Saya mempunyai kendala bagaimana saya dapat menulis lebih banyak dan diterima penerbit. Permasalahan yang saya hadapi adalah setiap naskah saya ditolak pasti alasannya tentang sudah ada yang menulis. Padahal sebelumnya saya sudah cek tentang judul yang berkaitan dengan yang saya tulis dan itupun belum ada yang menerbitkan. Nah solusinya gimana ini mas? Mohon bantuannya yach. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Pengirim: Saleho (26 tahun, Penulis Buku-buku Teknologi Informasi, Solo)
=================
JAWABAN JONRU
=================
Mas Saleho yang baik,
Ketika menawarkan naskah ke penerbit, yang kita jual sebenarnya bukanlah naskah itu sendiri, melainkan IDE. Karena itu, hal terpenting untuk dilakukan adalah berusaha meyakinkan kepada penerbit bahwa kita punya ide yang unik, menarik, dan layak jual.
Katakanlah Mas Saleho menawarkan naskah dengan tema “Kiat Ngeblog dengan Blogger.com”. Tentu saja, sudah ada beberapa buku yang temanya seperti itu. Bila Anda menawarkan naskah itu hanya dengan mengatakan, “Ini saya punya naskah tentang kiat ngeblog dengan Blogger.com”, tak lebih dan tak kurang, maka tidak heran bila si penerbit memberikan jawaban seperti yang Anda ceritakan.
Nah, dalam hal inilah Anda sebagai penulis diuji untuk bisa menawarkan sebuah ide yang mungkin masih baru, unik, dan menarik bagi si penerbit. Misalnya “Kiat Ngeblog di Blogger.com untuk Pebisnis Online”, atau “Kiat Ngeblog di Blogger.com untuk Wanita Karir”, dan seterusnya.
Buku-buku teknologi informasi biasanya memang “begitu-begitu saja”. Banyak buku dengan tema sama, dan isinya pun tak jauh berbeda. Karena itu, sebelum menulis buku dengan tema tertentu, cobalah untuk survei dulu ke toko buku. Cari buku-buku dengan tema yang sama seperti buku yang hendak Anda tulis. Coba pelajari dengan seksama. Temukan di mana kelebihan dan kekurangannya. Setelah itu, Anda bisa merencanakan untuk menulis buku yang - mungkin - isinya lebih lengkap plus komprehensif, ditulis dengan sudut pandang yang berbeda, ditujukan bagi segmen yang lebih spesifik, dan seterusnya.
Jadi walau Anda akhirnya menulis buku dengan tema yang sama dengan buku-buku yang sudah ada, buku Anda memiliki keunikan tersendiri. Lalu ketika menawarkan naskah ini ke penerbit, gunakan keunikan ini sebagai “senjata” untuk “merayu” mereka. Anda tentu tahu bahwa bagi penerbit, yang paling penting adalah NILAI JUAL. Karena itu, yakinkan mereka bahwa keunikan buku Anda memiliki pengaruh positif terhadap nilai jualnya nanti.
Keunikan ide buku ini tidak hanya dalam hal naskah, tapi bisa juga dalam hal konsep pemasaran, distribusi, dan sebagainya. Misalnya naskah Anda sudah punya potensi pembeli sebanyak 20.000 orang, maka si penerbit akan tertarik untuk menerbitkannya walau isi buku Anda biasa-biasa saja.
Sebagai tambahan, saya juga sering mengalami bahwa penolakan naskah bisa juga disebabkan adanya “salah persepsi” si penerbit terhadap buku tersebut. Ini sebenarnya bisa dimaklumi, sebab setiap penerbit tentu menerima demikian banyak naskah. Begitu kita menawarkan naskah tertentu, mereka OTOMATIS mengira bahwa itu buku tentang A yang sudah banyak beredar di pasaran, padahal sebenarnya tidaklah demikian. Karena itu, melakukan diskusi secara intensif dengan si penerbit sangat diperlukan. Jelaskan konsep buku Anda sedetil mungkin, disertai dengan keunggulan-keunggulannya yang bisa meningkatkan nilai jual.
Oh ya, bila Mas Saleho dan teman-teman lain ingin mengetahui dunia penerbitan buku secara lebih detil, coba baca ebook “Menerbitkan Buku Itu Gampang!” karya saya. Dalam ebook ini, diuraikan seluk belum dunia penerbitan buku secara lengkap, dari A hingga Z. Klik di sini.
Oke deh, semoga bermanfaat, ya….
Salam sukses untuk Anda!
Jonru
PENTING:
- Anda bisa berpartisipasi dalam Konsultasi Penulisan ini. Klik DI SINI untuk mengirim pertanyaan.
- Anda dipersilahkan mengomentari topik konsultasi di atas. Silahkan isi komentar di bawah ini. Namun Ingat: Jangan gunakan fitur comment di bawah ini untuk mengajukan pertanyaan konsultasi. Akan kami abaikan. Untuk berkonsultasi seputar penulisan, silahkan DI SINI.
- Anda ingin belajar menulis secara lebih intensif? Gabung saja di Sekolah-Menulis Online.




August 11th, 2008 at 09:28 am
Selamat pagi Bro… Saya mempunyai beberapa karya seperi puisi, cerpen, dan roman. Sudah beberapa kali saya kirim melalui email di media cetak tetapi tidak pernah diterbitkan. Alasannya pun saya kurang tahu. Menurut Bro apa kekurangan pada tulisan saya tersebut. Kedua, saya sudah menyelesaiakan S1 dan apakah sikripsi saya boleh saya terbitkan dan dimana yang bisa? Terimakasih atas bantuan Bro saya harapkan.
Saya YonniF.Daeli. Mahasiswa IKIP Gunungsitoli. Fakultas FPBS, Jurusan Bahasa, Sastra Indonsia Dan Daerah.