Menangkap Inspirasi
Penulis: Octaviana Dina
Setiap penulis pasti pernah mengalami kebuntuan dalam menulis. Mendadak macet di tengah-tengah proses penulisan, atau justru melepem saat baru ingin mulai menulis. Penyebabnya karena padamnya lentera inspirasi. Jalan pikiran menjadi gelap. Alhasil sang penulis terjebak, tak tahu harus melanjutkan ke arah mana. Tak ubahnya bagai perahu layar yang mendadak berhenti melaju akibat mati angin. Tidak maju, tidak pula mundur. Hanya mengapung-apung di tengah samudera. Jika sudah begitu, haruskah penulis berhenti menulis sementara menunggu kembalinya inspirasi?
Inspirasi adalah motor penggerak bagi penulis. Kehadirannya memang tak bisa ditebak. Kadang datang begitu saja tanpa diminta, kadang tak kunjung tiba meski sudah dinanti-nanti. Lantas bagaimana seandainya inspirasi tidak datang juga setelah sekian lama, haruskah penulis hanya terus menunggunya? Tentu saja tidak, karena jika seorang penulis baru menulis setelah inspirasi yang ditunggunya tiba, ini akan menyulitkan si penulis itu sendiri. Ia sulit menjadi produktif apabila hanya mengandalkan kedatangan inspirasi alias hanya pasif menunggu sampai inspirasi itu hinggap di kepalanya. Oleh sebab itu, penulis harus aktif mencari inspirasi. Menangkap inspirasi.
Di mana inspirasi berada? Thornton Wilder (1897-1975), seorang novelis dan penulis sandiwara terkenal asal Amerika, berkata demikian: “bahan mentah karya-karya besar hanyut mengapung mengitari dunia, menunggu untuk dibungkus kata-kata.” Dengan kata lain, inspirasi ada di mana-mana. Dunia di sekeliling kita adalah harta karun inspirasi yang terus bertambah jumlahnya seiring dengan perjalanan waktu. Setiap hari selalu ada yang baru. Matahari di hari Senin tak pernah seratus persen sama dengan Matahari di hari Selasa keesokan harinya. Lagu X yang kita nikmati di bawah langit cerah pastilah menghasilkan nuansa berbeda dengan lagu X yang sama yang kita nikmati saat langit kelabu berhujan. Selalu ada sesuatu yang baru. Betapa melimpahnya inspirasi itu di sekitar kita. Keseharian kita sesungguhnya bertaburan inspirasi : filem, berita, buku, musik, langit, bunga, kucing, pakaian, tutur kata, gerak-gerik, tatapan mata, deru mobil, angin sore, lilin yang menyala, bulan purnama….; terlalu banyak untuk disebutkan. Itu hanya sebagian kecil dari sarang inspirasi.
Inspirasi selalu sedang menunggu kita, para penulis, untuk menemukan dan menangkapnya. Dan kita pasti bisa, sebab kita semua telah diperlengkapi dengan seperangkat alat penangkapnya: indera. Jadi, apapun aktivitas keseharian atau kegiatan favorit kita, jangan biarkan inspirasi berlalu begitu saja tanpa arti. Jangan biarkan filem yang kita tonton, musik yang kita nikmati, buku yang kita baca, berita yang kita dengar, kejadian yang kita saksikan, orang-orang yang kita temui dan sebagainya, lewat dan sirna tanpa kita sempat menangkap inspirasi yang bertebaran di dalamnya.
Tangkaplah inspirasi itu. Lalu catat dalam sebaris atau dua baris kalimat agar jangan sampai hilang terlibas keseharian kita yang lain sebelum akhirnya kita menjadikannya sebagai nafas dari tulisan kita kemudian.
sumber : penulislepas.com


April 23rd, 2008 at 11:32 am
inspirasi…inspirasi…oooo, datanglah wahai engkau inspirasi. Aku ingin memelukmu, aku ingin menciummu dan aku ingin merasakan, betapa nikmatnya dirimu….
May 11th, 2008 at 18:34 pm
Kebersamaan
Kebersamaan, bagi saya itu adalah salah satu kata yang mempunyai makna serta arti yang sangat indah, siapapun orangnya bila mendengar kata “ kebersamaan” pasti tersentuh hatinya, pasti ingin merasakan arti sebuah “ kebersamaan”. Kenapa kebersamaan itu begitu bermakna, karena dengan kebersamaan apapun yang kita dambakan jelas akan terwujud. Sebuah Keluarga yang berjalan diatas kebersamaan insya Allah akan mencapai apa yang di cita-citakan, Negara yang didirikan dan dibangun atas dasar kebersamaan pasti akan tercapai apa yang menjadi tujuannya, jelas dengan adanya sebuah kebersamaan semua yang didambakan oleh manusia akan tercapai, Saya yakin tidak ada satupun manusia didunia akan berhasil mencapai tujuannya tanpa adanya kebersamaan. Apapun yang menjadi dasar dari kebersamaan itu baik dilaksanakan secara ikhlas maupun terpaksa, atau dengan tujuan yang bermanfaat maupun mudhorat. Sebagai contoh seorang pemimpin dalam sebuah kelompok tanpa didukung oleh anggotanya, takkan berhasil memimpin kelompok tersebut, sebuah team olah raga takkan pernah menang tanpa adanya kekompakan bahkan sekelompok orang yang ingin berbuat jahat tidak akan pernah berhasil mencapai tujuan jahatnya bila tanpa adanya kebersamaan. ‘ Jadi saya membayangkan apalah artinya hidup ini tanpa adanya kebersamaan. Kebersamaan itu adalah sebuah keindahan, kebersamaan itu adalah sebuah kekuatan, kebersamaan itu jalan menuju keberhasilan , kebersamaan itu ……. Marilah kita Bangun sebuah kebersamaan …. Disitu akan kita temukan makna hidup… kebersamaan adalah sebuah kekayaan yang tak akan habis ditelan zaman .. disitu akan kita temukan kekayaan, Hikmah dan keberhasilan.
May 12th, 2008 at 03:31 am
Ini computer apa ?apakah ini computer bajingan sudah ku hapus pada huruf tanda panah di atas huruf inter kenapa nongol wach apa ada hecker wach jangan jangan aku di kerjain hecker wach kalau begitu bajingannya si apa aku atau hecker? ha..ha.. jangan marah karena bajingan itulah predikat profesi oh iya aku membaca naskah tsb di atas yang maksutnya menangkap inspirasi bagus juga inspirasi yang di sampaikan cara mendapatkan inspirasi.Bagaimana meramu kisah kalau kita ,mendapat inspirasi?misalnya aku sebagai inspirasinya tp;omh di ramu kisah mya…contohnya begini aku bekerja dengan pakaian bersih bekerja jadi pemulung dan bekerja jadi kuli bangunan bila waktu sholat aku bisa sholat di mana aku mau ok?
May 12th, 2008 at 03:36 am
Ini computer apa ?apakah ini computer bajingan sudah ku hapus pada huruf tanda panah di atas huruf inter kenapa nongol wach apa ada hecker wach jangan jangan aku di kerjain hecker wach kalau begitu bajingannya si apa aku atau hecker? ha..ha.. jangan marah karena bajingan itulah predikat profesi oh iya aku membaca naskah tsb di atas yang maksutnya menangkap inspirasi bagus juga inspirasi yang di sampaikan cara mendapatkan inspirasi.Bagaimana meramu kisah kalau kita ,mendapat inspirasi?misalnya aku sebagai inspirasinya tp;omh di ramu kisah mya…contohnya begini aku bekerja dengan pakaian bersih bekerja jadi pemulung dan bekerja jadi kuli bangunan bila waktu sholat aku bisa sholat di mana aku mau ok?eh aku mau tambah masukan lagi kalau kau ahli mengoperasikan computer aku punya kawan namanya zain dan candra ia ahli di computer mungkin kaliyan hecker bisa tidak kaliyan bicara dengannya ha..ha…tapi aku yakin dan tidak percaya kaliyan bisa bicara dengan Bill gate ha…bagaimana ada inspirasi tidak?
June 4th, 2008 at 06:54 am
Setuju….