<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments for BelajarMenulis.com</title>
	<atom:link href="http://www.belajarmenulis.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.belajarmenulis.com</link>
	<description>belajar menulis &#124; menjadi penulis sukses &#124; sekolah menulis &#124; sekolah penulisan &#124; kursus menulis &#124; kiat penulisan</description>
	<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 18:52:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by wahyu widayati</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-619</link>
		<dc:creator>wahyu widayati</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 07:52:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-619</guid>
		<description>ass.yaaa bener bgt saya juga kadang merasa bingung trus mohon solusinya....
_trims_</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.yaaa bener bgt saya juga kadang merasa bingung trus mohon solusinya&#8230;.<br />
_trims_</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Cerpen harus pakai kerangka karangan? by audia</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/cerpen-harus-pakai-kerangka-karangan#comment-618</link>
		<dc:creator>audia</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 04:04:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/cerpen-harus-pakai-kerangka-karangan#comment-618</guid>
		<description>ass. wr. wb
saya mau ikut lomba nulis, tapi saya sering bingung mau nulis apa, 
lalu saya putuskan untuk menceritakan tentang masa2 SMP saya,
masalahnya, sekarang saya bingung bagaimana cara menghidupkan cerita saya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass. wr. wb<br />
saya mau ikut lomba nulis, tapi saya sering bingung mau nulis apa,<br />
lalu saya putuskan untuk menceritakan tentang masa2 SMP saya,<br />
masalahnya, sekarang saya bingung bagaimana cara menghidupkan cerita saya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by arum</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-617</link>
		<dc:creator>arum</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 12:14:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-617</guid>
		<description>Terima kasih buat semua masukannya. Saya akan terus menikmati dunia menulis saya meski dengan keterbatasan saya, yang sebenarnya tidak ada apa-apanya dibanding Rama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih buat semua masukannya. Saya akan terus menikmati dunia menulis saya meski dengan keterbatasan saya, yang sebenarnya tidak ada apa-apanya dibanding Rama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by ani</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-616</link>
		<dc:creator>ani</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 10:11:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-616</guid>
		<description>- saya ingin melukis tapi tidak punya kanvas dan tinta
- saya ingin menyanyi tapi tidak punya radio dan recorder
- saya ingin menjadi pendebat tapi tidak punya teman berdebat
- saya ingin menjadi pengusaha mobil tapi tidak punya mobil
- saya ingin menjadi guru tapi tidak punya murid 
- saya ingin menjadi petani tapi tidak punya sawah

1001 macam alasan bisa diungkapkan untuk TIDAK mengejar mimpi hanya karena fasilitas yang tidak dimiliki. Conditional. 

ingat, ada 100001 jalan menuju roma. lagipula, jangan dikira sudah punya semua fasilitas terus bisa menghasilkan karya berkualitas tinggi. fasilitas hanya pendukung. tapi yg di dalam diri itu yg pertama sungguhan. 

selain berkutat dengan excuses excuses, cobalah berkutat pada penyelesaian masalahnya. di atas sudah banyak diberikan penyelesaian:
- beli komputer murah (sudah banyak sekarang)
- ngetik di warnet dan simpan di email
- dll dll 

jangan menunggu dikasih langit baru bikin bintang. make ur own destiny.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>- saya ingin melukis tapi tidak punya kanvas dan tinta<br />
- saya ingin menyanyi tapi tidak punya radio dan recorder<br />
- saya ingin menjadi pendebat tapi tidak punya teman berdebat<br />
- saya ingin menjadi pengusaha mobil tapi tidak punya mobil<br />
- saya ingin menjadi guru tapi tidak punya murid<br />
- saya ingin menjadi petani tapi tidak punya sawah</p>
<p>1001 macam alasan bisa diungkapkan untuk TIDAK mengejar mimpi hanya karena fasilitas yang tidak dimiliki. Conditional. </p>
<p>ingat, ada 100001 jalan menuju roma. lagipula, jangan dikira sudah punya semua fasilitas terus bisa menghasilkan karya berkualitas tinggi. fasilitas hanya pendukung. tapi yg di dalam diri itu yg pertama sungguhan. </p>
<p>selain berkutat dengan excuses excuses, cobalah berkutat pada penyelesaian masalahnya. di atas sudah banyak diberikan penyelesaian:<br />
- beli komputer murah (sudah banyak sekarang)<br />
- ngetik di warnet dan simpan di email<br />
- dll dll </p>
<p>jangan menunggu dikasih langit baru bikin bintang. make ur own destiny.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by Fiyan Arjun</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-615</link>
		<dc:creator>Fiyan Arjun</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 09:47:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-615</guid>
		<description>satu kata: yang penting kemauan!
itu aja
thanks!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>satu kata: yang penting kemauan!<br />
itu aja<br />
thanks!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by Lutfi</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-614</link>
		<dc:creator>Lutfi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 03:07:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-614</guid>
		<description>Saat ini saya menjadi penulis lepas di Suara Merdeka ,artikel pertama yang saya kirim 4 th lalu, saat masih 17 th dan sekolah di asrama,  tentu saja di pesantren tidak ada komputer (kecuali di kantor), yang jadi halangan bukan masalah ada tidaknya komputer, tapi kapan mencari waktu untuk bisa keluar dari asrama dan pergi ke rental komputer untuk mengetikkan artikel2 saya yang sudah berlembar2 saya tulis di kertas untuk dikirim di Suara Merdeka,
Teman saya yang tukang bakso memiliki kecakapan menulis yang lebih dari saya, tapi dia tidak mendapat porsi apa2 untuk mencari honor di Suara Merdeka, karena dia tidak pernah mengirm tulisan2nya yg bagus hanya gara2 tidak memiliki komputer, sayang sekali...Bahkan Ibnul Qayim saat dipebjara dan kehabisan tinta, Beliau menulis dengan darah,..Wallahu a'laam,..
silahkan renungkan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini saya menjadi penulis lepas di Suara Merdeka ,artikel pertama yang saya kirim 4 th lalu, saat masih 17 th dan sekolah di asrama,  tentu saja di pesantren tidak ada komputer (kecuali di kantor), yang jadi halangan bukan masalah ada tidaknya komputer, tapi kapan mencari waktu untuk bisa keluar dari asrama dan pergi ke rental komputer untuk mengetikkan artikel2 saya yang sudah berlembar2 saya tulis di kertas untuk dikirim di Suara Merdeka,<br />
Teman saya yang tukang bakso memiliki kecakapan menulis yang lebih dari saya, tapi dia tidak mendapat porsi apa2 untuk mencari honor di Suara Merdeka, karena dia tidak pernah mengirm tulisan2nya yg bagus hanya gara2 tidak memiliki komputer, sayang sekali&#8230;Bahkan Ibnul Qayim saat dipebjara dan kehabisan tinta, Beliau menulis dengan darah,..Wallahu a&#8217;laam,..<br />
silahkan renungkan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by [Kiat Sukses] Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan &#124; Jonru on the Web</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-613</link>
		<dc:creator>[Kiat Sukses] Mengubah Kelemahan Menjadi Kekuatan &#124; Jonru on the Web</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 03:02:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-613</guid>
		<description>[...] Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by asriprabosinta</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-612</link>
		<dc:creator>asriprabosinta</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 02:46:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-612</guid>
		<description>Saya memulai menulis juga dengan pulpen dan pinsil persis dengan bung nugros.  Tulisan itu saya pindah ke mesin ketik listrik.  Pada proses selanjutnya langsung ke mesin ketik itu.  Tetapi tetap saja koleksi (puisi atau cerpen) ditulis tangan.

Sekarang saya menulis dengan komputer karena jaman berubah.

Pendapat saya untuk Arum :  Tulislah dengan tangan lalu ke rental komputer dan ketik di sana.  Enak malahan pergantian suasana karena ngetik dengan komputer membuat kita menjadi 'manusia penyendiri'.

Saya kalau bepergian juga gak nenteng laptop.  Ada laptop punya anak saya dan saya nggak merasa harus meminjamnya karena tidak butuh apalagi saya orangnya lupaan kalau ketinggalan gimana huhuhu ....
Jadi kalau bepergian saya bawa notes dan pen alias balik ke jaman primitif.  Saya nggak ngiler kok lihat orang bawa laptop, berat lagi (bilang aja gak punya hehe ngaku).  Kalau ada ide yang sewaktu-waktu datang ya coret2 aja di notes, enaak

Selamat menulis ya,  Arum.  Jadikan hambatan adalah motivasi anda.

Salam Manis</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya memulai menulis juga dengan pulpen dan pinsil persis dengan bung nugros.  Tulisan itu saya pindah ke mesin ketik listrik.  Pada proses selanjutnya langsung ke mesin ketik itu.  Tetapi tetap saja koleksi (puisi atau cerpen) ditulis tangan.</p>
<p>Sekarang saya menulis dengan komputer karena jaman berubah.</p>
<p>Pendapat saya untuk Arum :  Tulislah dengan tangan lalu ke rental komputer dan ketik di sana.  Enak malahan pergantian suasana karena ngetik dengan komputer membuat kita menjadi &#8216;manusia penyendiri&#8217;.</p>
<p>Saya kalau bepergian juga gak nenteng laptop.  Ada laptop punya anak saya dan saya nggak merasa harus meminjamnya karena tidak butuh apalagi saya orangnya lupaan kalau ketinggalan gimana huhuhu &#8230;.<br />
Jadi kalau bepergian saya bawa notes dan pen alias balik ke jaman primitif.  Saya nggak ngiler kok lihat orang bawa laptop, berat lagi (bilang aja gak punya hehe ngaku).  Kalau ada ide yang sewaktu-waktu datang ya coret2 aja di notes, enaak</p>
<p>Selamat menulis ya,  Arum.  Jadikan hambatan adalah motivasi anda.</p>
<p>Salam Manis</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by nugros</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-611</link>
		<dc:creator>nugros</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 02:16:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-611</guid>
		<description>dulu saya gak punya komputer apalagi laptop,
tau dimana saya menulis?
warnet.
Setiap ada ide, saya mencari warnet dan menulis, lalu hasilnya saya kirim via email ke email saya sendiri, setiap mendapat ide dan ingin melanjutkan tulisan saya, saya tinggal buka email, menulis dan menyimpannya di email saya.
Jadi, kemana saya pergi, saya selalu membawa komputer saya tempat saya menulis!

Hasilnya saya sudah punya dua buku.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dulu saya gak punya komputer apalagi laptop,<br />
tau dimana saya menulis?<br />
warnet.<br />
Setiap ada ide, saya mencari warnet dan menulis, lalu hasilnya saya kirim via email ke email saya sendiri, setiap mendapat ide dan ingin melanjutkan tulisan saya, saya tinggal buka email, menulis dan menyimpannya di email saya.<br />
Jadi, kemana saya pergi, saya selalu membawa komputer saya tempat saya menulis!</p>
<p>Hasilnya saya sudah punya dua buku.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Ingin Menulis, Tapi Tak Punya Komputer by yon's</title>
		<link>http://www.belajarmenulis.com/ingin-menulis-tapi-tak-punya-komputer#comment-610</link>
		<dc:creator>yon's</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 01:59:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.belajarmenulis.com/?p=162#comment-610</guid>
		<description>tepat, seumur umur aye belum pernah tuh punya yang namanya pc apalagi leptop he he. tapi menulis, tetep :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tepat, seumur umur aye belum pernah tuh punya yang namanya pc apalagi leptop he he. tapi menulis, tetep <img src='http://www.belajarmenulis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
