Agar Cerpen Tidak Terkesan Klise
Tidak jarang ide-ide dalam pembuatan sebuah cerpen berasal dari pengalaman atau kisah-kisah hidup pribadi ataupun saat berinteraksi bersama orang lain dan lingkungan. Bagaimana cara mengakamodir sebuah karya fiksi agar tidak terjebak dalam kesan “klise”, sehingga karya tersebut mampu memberikan ’sense’ bagi setiap pembacanya? Terima kasih.
Pengirim: Me2y (21 Yogyakarta, Mahasiswi)



