Bahasa yang Cocok untuk Novel

Salam kenal, nama saya Fang.

Kalau menulis sebuah novel itu bahasa bagaimana yang dipakai? Kalau bahasa resmi kesannya cenderung kaku. Sedangkan kalau bahasa sehari-hari cenderung terkesan tidak serius. Sempat terlintas untuk menggunakan keduanya, tapi jadinya terkesan tidak konsisten. Sayangnya saya sedang menulis sebuah cerita yang menggabungkan keduanya. Tolong dibantu, ya.

Pengirim: Fang (19 tahun, Mahasiswa, Palembang)

====================
JAWABAN JONRU
====================

Halo Fang, salam kenal juga.

Bahasa yang digunakan dalam tulisan apapun (tidak harus novel) sebenarnya sangat tergantung dari segmen pembaca yang Anda tuju. Jadi bila Fang menulis novel anak-anak, bahasaya ya bahasa anak-anak juga. Bila novel itu untuk bacaan remaja, bahasanya lebih baik menggunakan bahasa gaul seperti pada teenlit. Bila Fang menulis novel untuk kalangan dewasa, biasanya bahasanya pun lebih serius.

Masalah bahasa yang kesannya cenderung kaku atau terkesan tidak serius, itu sebenarnya tergantung kreativitas kita dalam menggunakan gaya bahasa. Banyak novel yang ditulis dengan bahasa resmi, tapi tetap asyik dibaca. Sementara banyak pula novel yang ditulis dengan bahasa sehari-hari, tapi tetap serius karena isinya memang bagus.

Bila Fang bingung tentang penerapan EYD, coba baca tulisan yang satu ini, ya. Di situ sudah dijelaskan dengan gamblang.

Oke deh, semoga bermanfaat, ya….

Salam sukses untuk Anda!

Jonru

PENTING:

  1. Anda bisa berpartisipasi dalam Konsultasi Penulisan ini. Klik DI SINI untuk mengirim pertanyaan.
  2. Anda dipersilahkan mengomentari topik konsultasi di atas. Silahkan isi komentar di bawah ini. Namun Ingat: Jangan gunakan fitur comment di bawah ini untuk mengajukan pertanyaan konsultasi. Akan kami abaikan. Untuk berkonsultasi seputar penulisan, silahkan DI SINI.
  3. Anda ingin belajar menulis secara lebih intensif? Gabung saja di Sekolah-Menulis Online.

One Response to “Bahasa yang Cocok untuk Novel”

  1. jeweh Says:

    assalamualaikum wr wb
    salam sejahterah
    sebelamnya, nama saya abdullah ibnu muzammi.
    saya termasuk anggota dalam smo(sekolah menulis online).juga mengikuti beberapa perkumpulan remaja jurnalistik di komunitas rekan seputar kampus. jujur saya banyak medapatkan mofitasi dan dorongan, setelah mendapat email dari smo. juga beberapa artikel tulisan bang jonru yang sangan inspiratif bagi saya.
    namun kesulitan bagi saya adalah, bagaimana cara menyusun beberapa catatan tulisan tangan saya beberapa tahun silam untuk menjadi sebuah kerangka buku. Dengan judul dan konsep arah yang jelas dari sebuah buku yang baik dan layak untuk dibaca.
    mohon bantuanya, artikel yang saya tulis banyak berkesan motifasi dan cerita yang menurut hemat saya, sangat berkeinginan menjadikan sebuah buku pertama agar bisa lebih memompa motifasi saya dalam dunia penulisan.
    terimakasih

Leave a Reply