Bagaimana Mendatangkan Banyak Inspirasi?

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Ada teman saya yang mudah sekali menulis/mengungkapkan apa yang dia lihat atau rasakan. Namun tidak semudah itu terjadi pada saya. Apakah yang dimiliki teman saya itu memang bakat atau kita bisa melatihnya sendiri? Kalau bisa, mohon tips yang efektif + efisien. Jazaakumullahu khairan katsiraa….

Pengirim: Sanah (17 tahun, Pelajar, Banjarmasin)

=================
JAWABAN JONRU
=================

Waalaikumsalam,

Halo Sanah….

Memang tak dapat dipungkiri, ada orang tertentu yang memiliki bakat yang luar bisa di bidang penulisan, sehingga tanpa belajar pun mereka bisa menghasilkan karya-karya yang bermutu. Salah seorang penulis yang menurut saya punya bakat menulis yang luar biasa adalah Andrea Hirata. Sebelum menulis novel Laskar Pelangi, dia – katanya – belum pernah membaca satu karya sastra pun, bahkan menulis fiksi pun belum pernah. Sampai saat ini, dia bahkan tidak mau mengakui bahwa dirinya penulis. Dia menyebut dirinya hanya sebagai seorang ilmuwan yang gemar menulis. Namun kita semua sudah tahu, Andrea Hirata berhasil menggemparkan dunia sastra Indonesia dengan karyanya yang sangat luar biasa.

Namun, Sanah – juga teman-teman lain yang merasa tidak punya bakat – janganlah berkecil hati. Sebab bakat saja tidaklah cukup. Banyak orang yang punya bakat luar biasa sebagai penulis, tapi mereka tak pernah serius dalam menulis. Mereka bahkan tak pernah kepikiran untuk menjadi penulis. Akibatnya, mereka pun tak pernah jadi penulis.

Sanah bisa berguru pada Kinoysan, penulis yang sudah menerbitkan banyak buku best seller. Dia awalnya adalah “orang biasa” yang merasa tak punya bakat sama sekali sebagai penulis. Tapi adanya motivasi yang kuat membuat dia tergerak untuk menjadi seorang penulis. Maka saat ini, dia menjadi salah seorang penulis yang ternama di Indonesia.

Intinya, bakat itu sebenarnya tidak penting. Yang penting adalah motivasi, kerja keras, keuletan dalam berusaha, serta PILIHAN HIDUP. Sebagai bahan referensi, Sanah bisa membaca salah satu tulisan saya yang berjudul “Menulis: Antara Bakat dan Pilihan Hidup” <<== Silahkan diklik.

* * *

Kembali ke pertanyaan Sanah soal inspirasi. Berdasarkan pengalaman saya, inspirasi atau ide itu sebenarnya sangat tergantung dari sering tidaknya kita menulis. Bila kita mandeg menulis selama tiga bulan saja misalnya, maka ide-ide pun hilang entah ke mana. Namun bila kita mulai membiasakan diri menulis secara rutin, maka ide demi ide akan berdatangan, sampai-sampai kita kewalahan dalam menampungnya.

Intinya, agar ide atau inspirasi kita bisa datang dengan lancar dan mudah, caranya adalah dengan membiasakan diri untuk menulis secara rutin dan konsisten. Untuk lebih jelasnya, Sanah bisa membaca tulisan saya yang berjudul “Kiat Agar Punya Banyak Ide dan Produktif Menulis” <<== Silahkan diklik.

Oke deh, semoga bermanfaat, ya….

Salam sukses untuk Anda!

Jonru

PENTING:

  1. Anda bisa berpartisipasi dalam Konsultasi Penulisan ini. Klik DI SINI untuk mengirim pertanyaan.
  2. Anda dipersilahkan mengomentari topik konsultasi di atas. Silahkan isi komentar di bawah ini. Namun Ingat: Jangan gunakan fitur comment di bawah ini untuk mengajukan pertanyaan konsultasi. Akan kami abaikan. Untuk berkonsultasi seputar penulisan, silahkan DI SINI.
  3. Anda ingin belajar menulis secara lebih intensif? Gabung saja di Sekolah-Menulis Online.

4 Responses to “Bagaimana Mendatangkan Banyak Inspirasi?”

  1. gf Says:

    gd

  2. ibnu abbas Says:

    tempat yang paling banyak mendatangkan inspirasi seh bagi aku kamar mandi hehehe itu seh menurut aku ya

  3. joko b. hermanto Says:

    Inspirasi bisa datang tiba-tiba misalnya ketika sedang melamun. Atau bisa juga ketika kita menyaksikan suatu peristiwa tragis, menyenangkan bahkan peristiwa dalam alam mimpi kita bisa menjadi inspirasi untuk bahan tulisan. Agar inspirasi tadi tidak cepat menguap lebih baik segera kita catat point-pointnya.
    Satu hal adalah alam bawah sadar kita sebenarnya juga gudangnya informasi yang terekam secara otomatis dalam perjalanan hidup kita sejak kanak-kanak hingga dewasa. Bahkan inspirasi itu juga bisa datang seketika manakala kita sedang sibuk bekerja, santai bahkan ketika bangun tidur dan siap tidur kembali di malam hari.
    Untuk setiap orang sebagaimana Bung Jonru katakan memang unik. Di satu pihak ada orang yang mudah mendapat inspirasi di lain pihak ada yang sulit mendapat inspirasi. Begitu inspirasi datang seorang penulis berbakat mudah menuangkan ide kedalam tulisan seketika itu juga. Ingat penulis buku cerita silat kegemaran saya, Asmaraman Kho Ping Ho yang menulis Pedang Kayu Harum sekitar tahun 1968 sampai sekitar tahun 1970 mengatakan, “Untuk mendapatkan inspirasi agar tetap produktif menulis saya (Kho Ping Hoo) perlu menetap di vilanya di Tawang Mangu Karanganyar Solo Jawa Tengah hanya untuk mendapat inspirasi terbarunya, agar serial cerita silatnya terus mengalir,” katanya. Memang orang pun tahu Kho Ping Hoo penulis best seller cerita silat di zamannya.
    Pada saat yang sama Herman Pratikno menulis Bende Mataram dan SH Mintardjo menulis Nogo Sasra dan Sabuk Inten pun mengakui bahwa bakat menulisnya sangat terasah apabila dilatih secara terus menerus berkesinambungan. Waktu itu sudah ada kursus menulis. Kalau kursus menulis pun terbatas khusus bagi wartawan. Salah satunya di Semarang dengan Parada Harahap sebagai pemilik kursus. Nah sekali lagi ketekunan serta bakat menulis bila diasah lama kelamaan akan terasah juga. Selamat mencoba menjadi penulis.

  4. mesin kip murah Says:

    Betull Sekali itu..Bravo http://www.belajarmenulis.com

Leave a Reply