Halo Mas Jonru,
Saya Andri, 20 thn. Kalau di usia saya menerbitkan sebuah novel, apakah tidak terlalu dini? Apakah nantinya saya hanya akan buang-buang uang dan tenaga saja?
Pengirim: Andri (20 tahun, Mahasiswa, Jakarta) Read more »
Sungguh suatu kebahagiaan bila Rekan bersedia hadir pada acara berikut ini:
1. Gathering Penulis Tiga Serangkai
Tema:
“Saatnya Menerbitkan Buku!” Read more »
Program Beasiswa Sekolah-Menulis Online (SMO) yang diselenggarakan pertama kali sejak Maret 2007 lalu, ternyata mendapat sambutan yang SANGAT LUAR BIASA dari masyarakat. Karena itulah, kami dari pengelola SMO bertekad untuk mengadakan kegiatan ini secara rutin.
Kini, Beasiswa SMO angkatan ke-3 dibuka secara resmi. Kami menyediakan voucher senilai @ Rp 1.100.000 kepada lima penulis potensial.
Syarat untuk mendapatkan beasiswa ini sangat gampang: Read more »
Salam hormat kepada rekan-rekan sesama penulis. Saya ingin bertanya, berapakah batasan yang baku untuk sebuah cerpen yang akan dimuat di media? Maksudnya dalam hal berapa karakter atau halaman ketikan. Saya juga ingin mengetahui, dapatkah kita mengirim sampel dahulu ke sebuah penerbitan? Misalnya kita mengirim sinposis novel dulu kepada mereka. Terima kasih.
Pengirim: Eva (21 tahun, Pekerja Freelance, Blitar) Read more »
Assalamu’alaykum wr.wb.
Saya mau nanya, gimana sih biar tulisan kita bisa punya karakter/ciri khas? Trus, seberapa pentingkah seorang penulis memiliki karakter dalam tiap tulisannya?
Pengirim: Diena (19 tahun, Mahasiswi, Makassar) Read more »
Bang Jonru, saya sama temen-teman buat buletin sudah 3 edisi. Banyak yang suka dengan buletin kami, soalnya buletin kami GRATIS dan biaya produksinya dari para anggota saja yang jumlahnya 12 orang. Semakin lama dana produksi kami semakin menipis. Jadi kami berniat mencari SPONSOR. Yang ingin saya tanyakan, perlu gak ISSN dalam mengajukan PROPOSAL kepada SPONSOR? Soalnya buletin kami ini INDIPENDEN, dan masih ILEGAL.
Pengirim: Husni (20 tahun, Mahasiswa, Samarinda) Read more »
Salam kepada Bung Jonru.
Sebagai seorang penulis utama, taruhlah naskah novel saya diterima penerbit. Saya lebih suka menganut sistem royalti, yang kalau tidak salah artinya biaya-biaya ditanggung penerbit, dan penulis mendapat kompensasi royalti. Berapa kira-kira royalti yang bisa saya dapatkan sebagai penulis pemula? Terima kasih atas bantuannya.
Pengirim: Sandi (27 tahun, Mahasiswi, Jakarta) Read more »
Pak Jonru, mau nanya nih. Gimana ya, cara dapetin ide atau tema yang bagus untuk pembuatan ebook? Biar laku keras, gitu Pak. Trus cara biar tahu tema yang lagi digemari saat ini bagaimana ya? Satu lagi Pak. Penulisan ebook dengan nulis buku biasa tu sama nggak Pak? Makasih.
Pengirim: Fai (21 tahun, Mahasiswa, Surakarta) Read more »
Salam kenal, nama saya Fang.
Kalau menulis sebuah novel itu bahasa bagaimana yang dipakai? Kalau bahasa resmi kesannya cenderung kaku. Sedangkan kalau bahasa sehari-hari cenderung terkesan tidak serius. Sempat terlintas untuk menggunakan keduanya, tapi jadinya terkesan tidak konsisten. Sayangnya saya sedang menulis sebuah cerita yang menggabungkan keduanya. Tolong dibantu, ya.
Pengirim: Fang (19 tahun, Mahasiswa, Palembang) Read more »
Mas, saya ingin menanyakan beberapa hal mengenai pengiriman naskah ke penerbit.
1. Sebaiknya naskah yang kita kirimkan nanti dalam bentuk soft copy atau hard copy?
2. Jika naskah kita ditolak, apakah penerbit akan menjelaskan alasan penolakannya? Dan jika kita sudah memperbaiki naskah tersebut, apakah bisa kita kirimkan kembali ke penerbit yang sama atau penerbit lainnya?
3. Apakah ada kemungkinan naskah kita ditolak oleh penerbit, tapi suatu hari penerbit tersebut menerbitkan tanpa seijin kita dan menggunakkan nama lain atas naskah tersebut? Apa yang harus kita lakukan agar hal tersebut tidak terjadi?
Terima kasih atas bantuannya, Mas Jonru.
Pengirim: Shinta (33 tahun, Karyawawi, Depok) Read more »